ATASI HOAX : Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Mengancam Akan Memblokir Adsense

MARAK

Dia mengakui tren pemberitaan palsu tersebut kini tengah marak sejalan dengan canggihnya teknologi digital yang terus berkembang. Kendati demikian menurutnya, perkembangan teknologi tidak dapat disalahkan karena bersifat netral.

“Teknologi ini kan netral. Kita tidak bisa langsung menyalahkan perkembangan teknologi yang pesat ini,” katanya.

Menurutnya, Kemenkominfo juga telah bekerja sama dengan Dewan Pers untuk mengantisipasi hal tersebut. Dia menilai dewasa ini ada sebanyak 43.000 portal yang mengklaim sebagai media, namun hanya sekitar 300 nama yang terdaftar di Dewan Pers dan memiliki legalitas perusahaan media.

“Secara keseluruhan, ada sebanyak 43.000 media yang tersebar dan tidak terdaftar di Dewan Pers. Kami akan bekerja sama untuk menyediakan teknologi seperti sensor QR Code,” ujarnya.

Tags: #Berita hoak #Gerakan Anti Hoak #Kemenkominfo #Tolak Hoak

Leave a reply "ATASI HOAX : Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Mengancam Akan Memblokir Adsense"

Author: 
    author